• Paket Umroh Reguler 2026

    Kami hadir untuk membantu jamaah mendapatkan pengalaman ibadah terbaik dengan program paket umroh yang dirancang nyaman, aman, dan sesuai kebutuhan jamaah Indonesia. Mulai dari hotel dekat masjid, maskapai terpercaya, pembimbing berpengalaman dan profesional.

  • Syarat Umroh Terbaru 2026

    Mengetahui Syarat Umroh Terbaru 2026 untuk Jamaah Indonesia sangat penting sebelum melakukan pendaftaran perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Persiapan yang baik akan membuat ibadah terasa lebih nyaman, aman, dan tenang.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Tips Perjalanan Haji ONH Plus

Perjalanan
Bagi anda jemaah travel ONH plus, anda tidak perlu mampir dulu di asrama haji melainkan langsung berkumpul di airport Soekarno-Hatta Jakarta. Anda akan diminta berkumpul 4 jam sebelum take-off. Jadi siapkan mental anda untuk menunggu (ini belum apa-apa). Anda akan diminta untuk memakai seragam terutama jaket haji nasional (berwarna telor asin). Di airport dan di pesawat anda juga akan bertemu jemaah calon haji dari berbagai travel lainnya. Travel haji biasanya sudah mengurus bagasi terlebih dahulu beberapa hari sebelum hari keberangkatan, sehingga anda akan berangkat dari airport hanya membawa tas jinjing atau ransel bagi yang mau (menurut penulis ransel lebih praktis). Jangan lupa siapkan pakaian ihram untuk nanti berganti pakaian ihram di atas pesawat.
Saat boarding ada baiknya anda masuk awal ke pesawat agar mendapat posisi kabin yang enak untuk barang bawaan anda. Perjalanan akan memakan waktu kurang lebih 10 jam dari Jakarta menuju airport King Abdul Aziz di Jeddah (ada juga yang mendarat di Madinah). Nikmatilah penerbangan anda.

Selama di atas pesawat, biasanya petugas pesawat akan memberi info tentang waktu salat melalui pengeras suara. Bagaimana salat di atas pesawat? Tergantung keyakinan anda, tetapi pada umumnya, anda bisa berwudhu menggunakan aqua (tidak harus sampai becek, cukup diusap merata), lalu salat sambil duduk. Tayamum tidak dianjurkan, mengingat air masih tersedia dan dalam keadaan tidak sakit.

Ihram
Sekitar 20 menit sebelum sampai di Jeddah petugas pesawat akan memberi pengumuman bahwa pesawat akan melintasi miqat (lokasi untuk berihram) bagi yang mendarat di Jeddah maka miqatnya adalah yalamlam. Petugas lalu mengumumkan bahwa menurut fatwa ulama MUI berihram tidak harus di pesawat melainkan boleh dilakukan di airport King Abdul Aziz.  Tergantung keyakinan anda, namun penulis merasa lebih yakin untuk berihram di pesawat saat melintas miqat yang sebenarnya sesuai ajaran Rasulullah SAW. Selain itu, berihram di airport juga sama repotnya, malah lebih repot.
Bagi wanita, berihram cukup dengan mengenakan kaos kaki dan sarung tangan, serta jilbab yang panjang saja. Sedangkan bagi yang laki-laki harus mencopot seluruh pakaiannya (ya, seluruhnya!) dan berganti dengan dua helai kain ihram. Lakukan ini dengan cara berdiri, cari posisi nyaman di bagian belakang pesawat (mungkin ajak teman segrup untuk bantu). Pakai dulu kain ihram anda atas bawah, setelah yakin cukup nyaman, baru copot celana anda. Setelah berganti pakaian ihram, salat sunat ihram, lalu melafalkan niat umrah (bagi yang haji tamattu’) “labbaik Allaahumma umratan”. Setelah anda berihram, jangan lupa pakem-pakem yang harus anda taati dalam kondisi ihram serta teruslah bertalbiah.

Ujian Pertama: King Abdul Aziz, Jeddah
Setelah perjalanan yang cukup panjang, akhirnya kita tiba di Jeddah. Di sini anda akan menunggu lama sekali hingga akhirnya bisa keluar dari airport dan melanjutkan perjalanan ke Makkah. Siapkan paspor anda, karena akan dicek lagi, lagi dan lagi. Waktu menunggu di airport Jeddah rata-rata 4-5 jam. Hal ini disebabkan ramainya lalu lintas jemaah haji dari seluruh dunia yang masuk ke Jeddah. Saya yakin ini selalu begini sebab sesampainya di airport saya menelpon ayah saya yang sudah haji pada tahun 80an dan beliau mengatakan siap-siap menunggu minimal 4 jam. Juga, jangan kaget dengan sikap beberapa orang yang tidak mau antri dan main serobot, setiap tahun selalu saja ada jemaah yang masih begini. Bersabarlah, kesan yang umumnya tersirat adalah kekacauan administrasi dari pihak airport, dan hal ini sudah terjadi sejak dulu. Setelah anda keluar, anda akan menunggu lagi di area tunggu jemaah haji, sampai akhirnya naik ke bis dan menuju penginapan.



Umrah: Perjumpaan pertama dengan Ka’bah
Sebelum memulai umrah untuk pertama kali, anda akan dibagi dalam grup kecil yang setiap grup akan dipimpin oleh seorang guide. Hafalkan guide anda dan teman satu grup anda. Melihat Masjid Al-Haram untuk pertama kali adalah pengalaman yang menegangkan. Padahal baru di luarnya saja. Melihat banyaknya orang di dalam satu tempat cukup mengintimidasi. Apalagi saat pertama masuk ke Masjid dan melihat Ka’bah secara langsung, luar biasa.
  • Sebaiknya bawa alas kaki anda masuk ke dalam Masjid. Masukkan ke dalam tas kecil lalu dikalungkan/dislempangkan.
  • Jangan kaget bila saf laki-laki dan wanita sudah tercampur aduk, di depan dan belakang.
  • Bagi wanita berilah tanda yang cukup jelas pada bagian belakang mukena anda karena semua wanita menggunakan mukena sehingga sulit untuk mengenali tanpa tanda.
  • Untuk pelaksanaan umrah, biasanya melalui pintu manapun anda masuk, anda akan keluar di pintu Marwah, karena selesainya pelaksanaan sa’i yaitu tahallul (memotong rambut) adalah di pintu Marwah
  • Perhatikan dan hafalkan pintu masuk anda, mudah saja caranya lihat anda masuk di sudut Ka’bah sebelah mana, apakah di rukun Yamani, apakah di pintu Ka’bah, dsb.

Pemandangan halaman Masjid Al-Haram
Share:

Tips Membawa Uang

  1. Bawalah uang Real secukupnya. Simpan di beberapa tempat yang berbeda. Para Peserta ONH plus, selama ibadah Haji, makan pagi, siang dan malam sudah tersedia komplit plus buah-buahan, teh, kopi, susu, jus. Jadi uang dibutuhkan untuk membeli makanan selama jajan di resto/rumah makan Indonesia di Makkah, jajan KFC, atau jajan ayam Al-Baik.
  2. Persiapkan uang untuk membayar dam (seharga seekor kambing / 120 USD).
  3. Tempatkan uang (selain didompet) di Koper/Tas. Bawalah uang dalam bentuk Dollar. Hal ini untuk menjaga kalau-kalau diperlukan. Penulis sendiri selain di dompet, membawa juga di tempat yang aman di koper/tas. Sebagai info, Money Changer banyak terdapat di  Makkah dan Madinah.
  4. Selain Kegiatan Haji, biasanya ada kegiatan city tour, belanja, dsb.
  5. Untuk oleh-oleh Haji, belilah barang-barang yang khusus saja di sana. Sebab, umumnya, barang oleh-oleh haji bisa dengan mudah didapatkan di tanah air (tanah abang atau pasar jatinegara).
  6. Selamat berbelanja, ingat slalu menjaga barang bawaan, sebab kejahatan juga masih terjadi, sehingga kewaspadaan sangat diperlukan.
Share:

Barang yang Wajib di Bawa

Persiapan: Packing
Pada umumnya, setiap jamaah yang akan berangkat membawa 2 Tas Koper (Besar dan Sedang) dan 1 tas kecil/pinggang/slempang. Koper besar merupakan koper utama berisi seluruh keperluan selama berada di tanah suci. Dan koper kecil akan kita pergunakan selama kita melaksanakan ibadah haji dari tanggal 8 Dzulhijjah berangkat ke Mina, lalu 9 Dzulhijjah di Arafah, kemudian kembali ke Mina untuk jumrah aqabah, dan kembali ke Makkah untuk tawaf ifadhah, lalu kembali ke Mina untuk melempar tiga Jumrah sampai tanggal 13 Dzulhijjah (12 Dzulhijjah jika nafar awal). Selama 5-6 hari tersebut Travel anda akan menyimpan Koper Besar anda ditempat aman.

Barang yang Wajib untuk dibawa:

Koper Besar:
  • Kain Ihram (1-2 pasang) * Warna Putih Bagi wanita Sajadah
  • Baju koko *Jilbab/busana Muslim/bergo
  • Pakaian harian/baju santai
  • Celana panjang
  • Baju tidur
  • Baju hangat *Terutama saat musim dingin di Madinah, cuaca saat shalat Subuh sangat dingin.
  • Sarung
  • 2 Handuk (besar dan kecil)
  • Pakaian dalam *Dianjurkan membawa pakaian dalam sekali pakai untuk memudahkan kita serta mengurangi bawaan baju kotor.
  • Sandal terbuka (tidak menutup mata kaki) *Bagi wanita sepatu yang ringan dan kaos kaki
  • Perlengkapan mandi  *Untuk perlengkapan ini, sebaiknya dipisahkan satu untuk koper besar dan satu untuk koper kecil.
  • Obat-obatan pribadi
  • Tas kantong kecil untuk sandal
Koper Kecil:
  • Baju / Busana muslim
  • Baju santai *Selama berada di Mina setelah melepas Ihram biasanya berbaju santai karena kegiatannya hanya di sekitar tenda dan tempat melempar jumrah saja.
  • Pakaian dalam *Sangat dianjurkan memakai yang disposable atau sekali buang untuk memudahkan kita serta mengurangi bawaan baju kotor.
  • 1 Sajadah
  • Perlengkapan mandi
  • Obat-obatan pribadi
  • 1 tas kantong kecil, dipakai untuk menyimpan batu dari Muzdalifah untuk jumrah.
Info Pendaftaran Haji plus : 021-40487788
Share:

Cara Mengetahui Tahun Keberangkatan Haji

Cara Mengetahui Tahun Keberangkatan Haji

Informasi penting bagi para calon Jamaah haji yang telah mendaftar, namun belum tahu jelas tahun keberangkatannya, alternatifnya dapat mencari informasi lewat online. Berikut Cara Mengetahui Tahun Keberangkatan Haji dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Setelah mendaftar jamaah akan mendapat bukti setoran awal BPIH yang mencantumkan nomor porsi.

2. Kunjungi Departemen Agama di kota Anda. Cek kapan perkiraan keberangkatan dengan mengisi nomor porsi yang anda miliki, beserta tanggal lahir anda.

3. Nomer porsi adalah bukti legal anda sebagai jamaah haji yang telah terdaftar di Depag. Hubungi travel  atau tempat daftar haji anda, untuk membantu mendapatkan Nomor Porsi anda.

4. Bersabarlah menunggu antrian berangkat.

5. Dengan mendapat nomor porsi berarti anda adalah jamaah haji kuota ( non-kuota tidak ada nomor porsi )

CONTOH SETORAN BPIH

Cara Mengetahui keberangkatan Haji

daftar haji

=====Haji, Umrah

Share:

Tata Cara Pendaftaran Haji Plus

Tata Cara Pendaftaran Haji Plus (Khusus)


Pendaftaran Ibadah Haji Plus (Khusus)


Untuk informasi dan daftar haji plus hubungi 021-40487788 / 08788.441.2164

Prosedur / Tata Cara daftar haji plus adalah sebagai berikut:
 
1. Calon jamaah haji melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas sesuai domisili calon jamaah haji untuk mendapatkan Surat Keterangan Sehat
 
2. Untuk daftar haji plus, Penyelenggara ibadah haji khusus yang mewakili calon jamaah haji khusus, mengambil SPPH pada Direktorat Pelayanan Haji dan Umroh. Pengisian SPPH dilakukan oleh calon jamaah haji dan ditandatangani oleh calon jamaah haji yang bersangkutan dan petugas Direktorat Pelayanan Haji dan Umroh


3. Untuk daftar haji plus, Penyelenggara ibadah haji khusus yang mewakili calon jamaah haji, datang ke kantor BPS BPIH yang tersambung dengan SISKOHAT untuk menyetor BPIH sesuai Keputusan Menteri Agama RI


4. Petugas BPS BPIH memasukkan data calon jamaah haji ke SISKOHAT sesuai SPPH

5. Petugas BPS BPIH mencetak bukti setor lunas BPIH sebanyak  5 (lima) lembar, meliputi :
a. Lembar pertama asli (warna putih) dibubuhi materai Rp.6.000,- dan pasfoto berwarna ukuran 3 x 4 untuk calon jemaah haji
b. Lembar kedua (warna merah muda) dibubuhi pasfoto berwarna berukuran 3 x 4 untuk pemvisaan
c. Lembar ketiga (warna kuning) untuk Kantor Departemen Agama Kabupaten / Kota
d. Lembar keempat (warna biru) untuk lampiran SPMA, diserahkan kepada PPIH embarkasi pada saat calon jemaah haji masuk asrama
e. Lembar kelima (warna putih) untuk BPS BPIH

6. Penyelenggaran Ibadah Haji Khusus setelah menerima bukti setoran BPIH lunas  segera mendaftarkan diri kepada Kantor Departemen Agama Kabupaten / Kota domisili paling lambat 10 hari kerja setelah menerima lembar bukti setor lunas BPIH dengan menyerahkan :
a. Surat keterangan kesehatan dari Puskesmas
b. Fotokopi KTP yang masih berlaku dengan memperlihatkan aslinya
c. Pas photo berwarna yang terbaru, tidak berpakaian dinas dan tidak berkacamata hitam (boleh berjilbab bagi wanita dan berpeci bagi pria) ukuran 3 x 4 sebanyak 16 lembar dan 4 x 6 sebanyak 2 lembar untuk Paspor Haji

7. Setelah menerima kelengkapan persyaratan pendaftaran bagi calon jemaah haji,  
Petugas Direktorat Pelayanan Haji dan Umroh akan melakukan :
a. Meneliti kelengkapan pendaftaran calon jemaah haji
b. Mencatat nama dan identitas calon jemaah haji ke buku agenda pendaftaran, dan memberikan tanda bukti pendaftaran yang telah ditandatangani oleh pejabat yang ditunjuk
c. Membuat laporan pendaftaran calon jemaah haji khusus kepada Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji setiap hari Rabu


Sumber informasi haji Depag pendaftaran haji


Pendaftaran / Daftar Haji

Hubungi :
Rahmad Arifudin 
Tel 021-40487788 / 087884412164

Menerima Pendaftaran Jamaah Haji Plus dan Umrah
Share:

Postingan Populer

Label

Arsip Blog

WhatsApp Kami