Panggilan Suci
"Dengan penuh kerendahan hati, aku menyerahkan diriku seutuhnya. Labbaik Allahumma Labbaik."
Wukuf di Arafah
Wukuf di Arafah adalah panggung agung pengakuan dosa, di mana jutaan air mata tumpah membasahi Padang Mahsyar mini, mengharap ampunan tak bertepi dari Sang Pemilik Semesta.
Melempar Jumrah
Setiap kerikil yang jatuh saat melempar jumrah adalah deklarasi perang abadi terhadap godaan diri, bisikan dunia, dan segala bentuk kebatilan yang menghalangi jalan menuju keridhaan-Nya.
Menjadi tamu Allah di Masjidil Haram
"Alhamdulillah, Ya Rabb. Akhirnya kami bisa berfoto bersama di depan Baitullah yang mulia ini.."
Niat dan Persiapan (Awal Pendaftaran)
"Dengan menyebut nama Allah, kami memulai langkah administratif ini sebagai wujud kesungguhan hati untuk menyambut takdir berhaji."
27 Okt 2012
Kunci Dana Talangan Haji di Tangan Depag
Kunci Dana Talangan Haji di Tangan Depag
JAKARTA – Pemerintah sudah membentuk tim konsultan untuk mengkaji
kembali produk perbankan syariah dana talangan haji. Sebab, dana talangan haji dinilai banyak mendatangkan kepanikan yang berakibat
panjangnya daftar tunggu ibadah haji.Selain itu, pemerintah menganggap perlu dikaji kembali masalah
prinsip dana talangan haji. Sebab, hal itu berkaitan erat dengan
definisi ‘istitto’ah’ atau kemampuan bagi calon jamaah haji.
Kementerian Agama sudah membentuk tim yang terdiri dari Majelis Ulama
Indonesia (MUI) dan Bank Indonesia. Produk dana talangan haji memang
memilliki potensi besar untuk mengembangkan bank syariah. BI sebagai
pembuat regulasi berpegang pada fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) untuk
mengizinkan adanya produk dana talangan haji ini.
Dwiyanto, Analis Senior Divisi Perbankan Syariah Bank Indonesia,
mengatakan kunci dana talangan haji ada di Dirjen Penyelenggaraan Ibadah
Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama. Kalau Kemenag melarang
pengggunaan dana talangan haji karena dinilai tidak sesuai syariah, maka
BI siap meninjau kembali terkait produk tersebut. Namun, sampai saat ini, BI berpegang pada fatwa DSN untuk mengizinkan
produk tersebut. Sisi syariahnya merujuk pada fatwa DSN. “Kuncinya ada
di Dirjen, apakah penggunaan dana talangan dimungkinkan,” ungkap
Dwiyanto.
Dana talangan haji merupakan salah satu produk perbankan syariah. BI
sebagai pembuat regulasi hanya bertugas mendorong bank-bank untu
berkreasi dalam menciptakan produk yang memiliki kemanfaatan bagi
masyarakat. BI juga bersedia kalau ada kajian lebih lanjut soal simpang
siur dasar syariah terhadap dana talangan.
Sementara itu, pengamat perbankan syariah, Agustianto, menilai banyak
polemik yang terjadi terkait dana talangan haji. Pasalnya banyak yang
melihat produk dana talangan haji ini belum memenuhi syarat syariah.
Menurutnya, untuk lebih memperjelas produk ini, harus dilakukan kajian
lagi terkait sisi syariahnya. “Harus dikaji ulang,” kata Agustianto.
Dia menambahkan, kalaupun hasil kajian tersebut melarang produk dana
talangan, ini tidak akan berpengaruh besar pada pertumbuhan bank
syariah. Sebab, lini pertumbuhan bank syariah bukan hanya dari produk
dana talangan. Masih ada produk lain yang lebih membuat bank syariah
besar hingga sekarang.
Risiko bagi jamaah, kata dia, adalah dana talangan itu tidak serta
merta dapat ditarik. Larangan produk hanya akan menghentikan layanan
produk. Bagi jamaah yang terlanjur, kemungkinan besar akan tetap
meneruskannya.
Ketua Dewan Kehormatan Asosiasi Bank Syariah Indonesia, Riawan Amin
mengungkapkan, risiko kalau dana talangan dilarang bukan menjadi masalah
bagi bank syariah. Risiko terbesar justru akan menjadi masalah umat
yang sudah terlanjur menyetorkan dananya ke produk ini. Menurutnya masalah ini harus dapat diselesaikan dengan bijak.
Menurutnya, masalah istito’ah jangan terjebak pada selera pribadi. Tapi
sudah ada ahli yang bisa mengkaji hal itu. “Soal istito’ah dalam
berhaji, hendaknya tidak terjebak dalam selera fatwa pribadi. Serahkan
ahlinya (DSN),” kata Riawan.
Dana Talangan Haji tak Perlu Dilarang
Dana Talangan Haji tak Perlu Dilarang
Rencana pemerintah untuk mengkaji kembali produk dana talangan haji
terus menimbulkan tentangan. Pengamat bank syariah, Agustianto Mingka,
mengungkapkan dana talangan haji harusnya tidak dilarang. Namun, dana talangan haji harus menjadi produk
syariah. Sebab, itu akan menjamin dana talangan haji bebas dari bunga
bank. Selain dana talangan yang harus bebas dari bunga bank, setoran
awal calon jamaah haji (calhaj) juga harus terbebas dari bunga.
Menurut Agustianto, dua layanan untuk haji tersebut tidak boleh
dimiliki oleh bank konvensional. Artinya, hanya bank syariah yang
harusnya dapat menerima setoran awal dan memberikan dana talangan haji.
“Karena bank konvensioanal menggunakan instrument bunga,” ungkap
Agustianto, Jumat (26/10).
Produk dana talangan haji oleh perbankan berlandaskan fatwa Dewan
Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 29/2002.
Agustianto menambahkan, dana talangan yang dilakukan bank-bank memiliki
banyak manfaat.
Manfaat Pertama, talangan haji itu meringankan (takhfif) umat
Islam. Takhfif adalah salah satu dasar utama syariah. Pemberian talangan
hajipun ditujukan bagi orang yang mampu (istitha’ah) membayar sebelum
berangkat. Dengan dana talangan haji ini, kepergian
jamaah ke Makkah bukan dalam kondisi berhutang. Pasalnya, sebelum
berangkat, jamaah sudah melunasi biaya haji. Dana talangan haji bukan
memberikan hutang untuk biaya perjalanan haji, namun hanya memberikan
talangan untuk membeli porsi dari Kementerian Agama.
Manfaat kedua, dana talangan dan setoran awal
memberi kemaslahatan bagi lembaga perbankan syariah. Dengan setoran ke
bank syariah, dana setoran dan talangan haji menjadi tambahan darah bagi
perbankan syariah untuk berkembang. Pengelolaan dana ini potensial
untuk mendongkrak pertumbuhan perbankan syariah.
Manfaat Ketiga, dana haji tersebut dapat disalurkan untuk Usaha Kecil dan
Menengah yang akan membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Artinya, program dana talagan haji memiliki banyak efek yang luar
biasa.
Jadi, pandangan yang mengatakan dana talangan haji akan memperpanjang daftar tunggu haji, sebenarnya bukan alasan melarang atau menghentikan dana talangan haji. Sebab, menghentikan dana talangan haji justru akan merugikan umat dan lembaga-lembaga syariah, kata Agustianto.
Jadi, pandangan yang mengatakan dana talangan haji akan memperpanjang daftar tunggu haji, sebenarnya bukan alasan melarang atau menghentikan dana talangan haji. Sebab, menghentikan dana talangan haji justru akan merugikan umat dan lembaga-lembaga syariah, kata Agustianto.
23 Okt 2012
Waspadai Dehidrasi Saat Berada di Armina
MAKKAH — Dehidrasi atau kekurangan cairan menjadi ancaman utama
kesehatan para jamaah calon haji terutama saat menjelang masa Armina
(Arafah-Muzdalifah-Mina). ‘’Dehidrasi bisa menyebabkan berbagai masalah
kesehatan, dari yang ringan sampai kematian,’’ ujar Kepala Bidang
Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Azimal
Zainal Zein, Senin (22/10).
Menurut Azimal, dehidrasi menjadi pemicu utama banyak jamaah calon
haji yang jatuh sakit. Sebut saja seperti gangguan nyeri dada, gangguan
pencernaan, sampai disorientasi. ‘’Tidak jarang ada jamaah yang
mengalami disorientasi atau semacam gangguan mental, namun ketika
diperiksa lebih detail ternyata pemicunya adalah dehidrasi. Ketika
cairan tubuhnya sudah dipenuhi, jamaah tersebut langsung pulih,’’ kata
Azimal.
Sedangkan Kepala Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Daerah Kerja
Makkah, Agus Widiyatmoko, mengungkapkan dehidrasi memicu masalah
kesehatan. Dikatakannya, masalah kesehatannya ditimbulkan karena tubuh
kekurangan cairan, kerja jantung menjadi lebih berat, darah mengental,
dan aliran oksigen ke otak pun turut berkurang.
Karena itulah Agus menyarankan agar jamaah calon haji sering minum.
‘’Jika di Indonesia kita biasa minum hingga dua liter air setiap hari,
saat berada di Tanah Suci jumlahnya harus meningkat hingga 3-4 liter per
hati,’’ kata dia.
Untuk masa persiapan Armina, dia turut menyarankan agar jamaah
membawa bekal kurma. ‘’Cukup mengonsumsi 3-5 butir kurma setidaknya tiga
kali dalam sehari,’’ ujarnya.
Hal senada turut diungkapkan oleh Azimal. Menurut dia, kurma bisa
menjadi cadangan energi yang cukup. ‘’Dengan mengonsumsi kurma dan minum
dalam jumlah cukup, ini membantu jamaah untuk mempertahankan kondisi
tubuh agar lebih stabil selama Armina,’’ katanya.
Menjelang masa Armina, Azimal pun menyarankan agar jamaah calon haji
mengurangi aktivitas yang menguras energi. ‘’Sebaiknya tiga hari sebelum
wukuf lebih banyak berada di pemondokan. Ibarat mau perang, sebaiknya
istirahat total selama tiga hari. Tidak usah ke mana-mana,’’ kata dia.
Untuk menghadapi suhu panas di Tanah Suci, Azimal juga memberikan
saran yang serupa: banyak minum. ‘’Terutama karena kelembaban di Arab
Saudi yang terbilang rendah yang sekitar 25 persen saja. Bandingkan
dengan di Jakarta yang kelembabannya mencapai 80-90 persen. Dengan
begitu, kita seringkali tidak berkeringat dan tidak merasakan haus.
Padahal, sebenarnya tubuh kita sudah mengalami kekurangan cairan,’’
lanjut Azimal.
Selain itu, Azimal juga menyarankan agar menghindari paparan langsung
sinar matahari. ‘’Ketika wukuf juga jangan bepergian terlalu jauh,
cukup di dalam tenda saja.’’
22 Okt 2012
Tahun Depan Jamaah Tua Diberangkatkan Daftar Tunggu
Mekkah (ANTARA
News) - Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, tahun depan pendaftar
haji berusia 85 tahun ke atas langsung diberangkatkan tanpa menggunakan
sistem daftar tunggu, karena semakin lanjut usia pendaftar semakin
berat baginya dalam menjalankan ibadah.
"Kebijakan tahun depan pendaftar berusia 85 tahun ke atas langsung mendapat giliran berangkat," kata Suryadharma Ali, di Mekkah, Minggu, saat mengunjungi anggota jamaah haji tertua Karso Masaid (110) asal Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Timur.
Anggota jamaah pria tertua yang menempati rumah di Sektor 10 Bahutmah, Mekkah, itu merupakan pensiunan anggota militer.
Mulai tahun depan, kata Menteri, diberlakukan kebijakan pemberian prioritas kepada jamaah yang berusia lanjut serta pendampingnya sejak awal pendaftaran. Penanganan masalah jamaah usia lanjut, tambahnya, menjadi perhatian Kementerian Agama guna secepatnya mengurangi risiko fatal akibat usia tua dalam melaksanakan ibadah haji yang 80 persen adalah ibadah fisik.
Menteri Suryadharma mengadakan pengecekan terakhir ke pondokan, terkait transportasi dan Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) menjelang berlangsung prosesi utama haji wukuf di Arafah serta prosesinya di Mina dan Muzdalifah.
Kunjungan tersebut sebagai persiapan final memasuki rukun haji yang dimulai H-3 Selasa, termasuk persiapan pelaksanaan safari wukuf bagi pasien rumah sakit serta pembadalan bagi jemaah yang tidak mampu melaksanakan prosesi lempar jumrah.
Sebanyak 119 anggota jamaah haji sedang dirawat di BPHI, sedangkan 36 pasien jemaah lainnya dirawat di rumah sakit Arab Saudi. Sampai Minggu sore, 89 jemaah calon haji Indonesia telah meninggal di Arab Saudi. Tahun ini sebanyak 211.000 kuota haji Indonesia.
"Kebijakan tahun depan pendaftar berusia 85 tahun ke atas langsung mendapat giliran berangkat," kata Suryadharma Ali, di Mekkah, Minggu, saat mengunjungi anggota jamaah haji tertua Karso Masaid (110) asal Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Timur.
Anggota jamaah pria tertua yang menempati rumah di Sektor 10 Bahutmah, Mekkah, itu merupakan pensiunan anggota militer.
Mulai tahun depan, kata Menteri, diberlakukan kebijakan pemberian prioritas kepada jamaah yang berusia lanjut serta pendampingnya sejak awal pendaftaran. Penanganan masalah jamaah usia lanjut, tambahnya, menjadi perhatian Kementerian Agama guna secepatnya mengurangi risiko fatal akibat usia tua dalam melaksanakan ibadah haji yang 80 persen adalah ibadah fisik.
Menteri Suryadharma mengadakan pengecekan terakhir ke pondokan, terkait transportasi dan Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) menjelang berlangsung prosesi utama haji wukuf di Arafah serta prosesinya di Mina dan Muzdalifah.
Kunjungan tersebut sebagai persiapan final memasuki rukun haji yang dimulai H-3 Selasa, termasuk persiapan pelaksanaan safari wukuf bagi pasien rumah sakit serta pembadalan bagi jemaah yang tidak mampu melaksanakan prosesi lempar jumrah.
Sebanyak 119 anggota jamaah haji sedang dirawat di BPHI, sedangkan 36 pasien jemaah lainnya dirawat di rumah sakit Arab Saudi. Sampai Minggu sore, 89 jemaah calon haji Indonesia telah meninggal di Arab Saudi. Tahun ini sebanyak 211.000 kuota haji Indonesia.
7 Okt 2012
Paket Haji Khusus ONH Plus 2014
RahmadBiaya Haji plus, Biro Haji Plus, daftar haji plus, daftar haji plus 2013, daftar haji plus jakarta, Paket Haji, Paket haji Plus, sinertour, Travel Haji Plus, travel sinertour2 comments
Biaya Pendaftaran Paket Haji Khusus ONH Plus 2014 $ 5,000
.
Pendaftaran : 021-40487788
Kami menjamin, bahwa calon Jamaah Haji ONH Plus kami akan mendapatkan Nomor porsi Haji yang dikeluarkan SISKOHAT (Sistem Komputer Haji Terpadu) Departemen Agama RI.
Biaya Paket Haji Plus /Khusus Quota 2014 :
Sekamar ber 4 : US$ 8.500
Sekamar ber 3 : US$ 9.000
Sekamar ber 2 : US$ 9.500
Akomodasi : Hotel Bintang 5.
Mekkah : Grand Zam Zam
Madinah : Movenpick
Jeddah : Holiday Inn
Madinah : Movenpick
Jeddah : Holiday Inn
PESAWAT: GARUDA & SAUDI AIRLINE
Manasik Haji berupa bimbingan manasik haji di tanah air berupa teori dan praktek dengan materi sbb :
A. Bimbingan Haji di tanah air (sebelum berangkat):
- Manasik Haji dan Umrah
- Hikmah berhaji dan umrah
- Adab berhaji dan umrah
- Doa-doa sewaktu haji dan umrah
- Cara-cara bersuci : mandi, wudhu, tayammum
- Cara sholat dalam perjalanan, jama dan qashar
- Shalat Jenazah, Tahajud dan Dhuha
- Pemeliharaan kesehatan
- Tata tertib perjalanan
B. Bimbingan Haji di Makkah dan Madinah
- Ibadah rukun & wajib : Ihram, Wukuf, Thawaf, Sa’i, Tahalul, Dam, Jumrah, Mabit dll.
- Ibadah Sunnah : Umrah Sunnah, Berdo’a, Shalat Tahajud, Shalat Taubat, Shalat Dhuha, Shalat Arbain, Shalat dan berdo’a di Raudhah dll.
- Ziarah di Mekkah: Jabal Tsur, Arafah, Jabal Rahmah, Masjid Namirah, Muzdalifah, Mina, Jabal Nur.
- Ziarah di Madinah : Makam Rasulullah SAW , Abubakar dan Umar RA, shalat dan berdo’a di Raudhah, makam Baqi, Masjid Quba, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, Khandak, Pasar Kurma dll
- Perjalanan/panduan selama melakukan ibadah Mekah, Madinah dan Jeddah
- Ceramah-ceramah siraman rohani
JADWAL PERJALANAN IBADAH HAJI PLUS
HARI |
TANGGAL |
LOKASI |
| 1 | 20 Dzulqo'dah | Jakarta - Jeddah |
| 2 | 21 Dzulqo'dah | Jeddah -Mekkah |
| 3 | 22 Dzulqo'dah | Mekkah |
| 4 | 23 Dzulqo'dah | Mekkah |
| 5 | 24 Dzulqo'dah | Mekkah |
| 6 | 25 Dzulqo'dah | Mekkah-Madinah |
| 7 | 26 Dzulqo'dah | Madinah |
| 8 | 27 Dzulqo'dah | Madinah |
| 9 | 28 Dzulqo'dah | Madinah |
| 10 | 29 Dzulqo'dah |
Madinah
|
| 11 | 01 Dzul hijjah | Madinah |
| 12 | 02 Dzul hijjah | Madinah |
| 13 | 03 Dzul hijjah | Madinah |
| 14 | 04 Dzul hijjah | Madinah - Aziziyah |
| 15 | 05 Dzul hijjah | Aziziyah |
| 16 | 06 Dzul hijjah | Aziziyah |
| 17 | 07 Dzul hijjah | Aziziyah |
| 18 | 08 Dzul hijjah | Aziziyah - Mina |
| 19 | 09 Dzul hijjah | Arafah - Muzdalifah |
| 20 | 10 Dzul hijjah | Muzdalifah - Mina |
| 21 | 11 Dzul hijjah | Mina |
| 22 | 12 Dzul hijjah | Mina |
| 23 | 13 Dzul hijjah | Mina -Mekkah- Jeddah |
| 24 | 14 Dzul hijjah | Jeddah - Jakarta |
| 25 | 15 Dzul hijjah | Jakarta |
PERSYARATAN HAJI PLUS
- Melakukan pendaftaran
- Foto Copy KTP : 5 (lima) lembar atau boleh di-scan atau foto HP/BB
- Passport dengan nama tiga suku kata, contoh : Siti Zahra Maemunah,
- Foto Copy Kartu Keluarga (KK) : 2 (dua) lembar boleh di-scan atau foto HP/BB
- Foto Copy Surat Nikah : 2 (dua) lembar boleh di-scan atau foto HP/BB
- Surat keterangan sehat dari dokter (dengan menyebutkan golongan darah)
- Pas Photo terbaru (berwarna), ukuran 3 x 4 = 40 lembar, 4 x 6 = 10 lembarLatar belakang putih , 85% ukuran kepala/wajah. Posisi wajah tidak boleh miring
Wanita : memakai kerudung / jilbab berwarna
Melakukan Setoran Pengambilan Porsi Haji Plus ke Depag dan Setoran awal ke Travel, sebesar US $ 5,000
info terkait:
paket haji plus 2013
daftar haji plus 2013
daftar haji plus jakarta
6 Okt 2012
Jamaah Haji Plus Tiba di Madinah
Jamaah Haji Plus Tiba di Madinah
MADINAH — Jamaah haji khusus mulai berdatangan tiba di Madinah. Menurut Ahmad Taufik, Kepala Seksi
Penyelenggara Ibadah Haji Khusus Daerah Kerja Madinah, menyampaikan, bahwa pada hari
Kamis (4/10) malam Jamaah Haji Plus datang secara
bertahap melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah, dengan menggunakan penerbangan reguler.
Ahmad Taufik menjelaskan, Para Jamaah Haji plus tersebut datang melalui empat biro perjalanan haji dan umrah. ”Secara keseluruhan akan datang sekitar 17 ribu jamaah haji khusus dari 140 biro perjalanan,” ujarnya.
Kegiatan Jamaah haji khusus umumnya sama dengan kegiatan haji
reguler, yakni melaksanakan ibadah Arbain di Masjid Nabawi dan ziarah
serta melaksanakan umrah dan haji. “Perbedaannya adalah, jamaah haji plus berada di hotel atau
pemondokan ring satu, ” kata Taufik.










