Mau Umroh Di Bulan Desember? Persiapkan Dulu Ini

Add Comment
Umroh Di Bulan Desember
Salah satu paket umroh yang cukup banyak diminati selain umroh Ramadhan adalah ibadah umroh di bulan Desember.

Paket ibadah akhir tahun ini akan Anda jalani dalam kondisi yang jauh berbeda karena cuaca di Mekkah dan Madinah di bulan Desember terbilang dingin.

Di kota Madinah saja cuaca berkisar antara 5 derajat hingga 20 derajat celcius, cukup dingin, apalagi Anda yang pernah umroh sebelumnya pada bulan-bulan lain selain akhir tahun akan merasakan perbedaan yang jauh dari segi cuaca.

Lain halnya di Madinah, cuacanya berkisar antara 12 - 25 derajat celcius, masih lebih hangat dibandingkan Mekkah. Tetapi masih jauh lebih dingin dibandingkan bulan-bulan lainnya yang bisa mencapai 45 derajat celcius.

Baik di Makkah maupun Madinah, cuaca dingin terkadang diiringi oleh turunnya hujan gerimis, karena itu ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan jika Anda berniat umroh di bulan Desember.

1. Persiapkan Fisik Yang Prima
Umroh dalam cuaca musim dingin membutuhkan kesehatan yang prima. Karena itu jagalah kesehatan sejak sebelum keberangkatan dan selama menjalankan ibadah umroh akhir tahun.

2. Persiapkan Perbekalan Obat
Kondisi cuaca yang dingin rentan menyebabkan sakit flu, batuk, dan pilek. Karena itu persiapkan obat-obatan yang biasa Anda konsumsi jika terserang penyakit-penyakit tersebut di atas. Jika darurat, dokter memang ada di Makkah dan Madinah, tapi sebisa mungkin jangan sampai ke dokter, dan jaga kesehatan jangan sampai minum obat.

3. Bawalah Baju Hangat Yang Cukup Tebal
Meskipun tidak sedingin negeri-negeri yang turun salju, tetapi membawa baju hangat yang cukup tebal harus dipersiapkan untuk menghadapi cuaca yang dingin. Jangan membawa baju hangat seadanya yang tipis, terutamanya untuk menghadapi udara di pagi dan malam hari yang akan sangat terasa ekstrim dinginnya.

Selain persiapan tiga hal di atas, umroh Anda juga harus bersiap dengan kondisi sesak di bandara King Abdul Aziz saat kepulangan. Karena selain faktor membludaknya Jamaah umroh yang berdatangan dari seluruh dunia akibat menunggu kuota haji yang sangat lama, umumnya para Jamaah memilih melaksanakan ibadah umroh pada awal musim umroh dengan harapan bisa lebih leluasa dalam beribadah. Dan biasanya jumlah jamaah meningkat pesat pada saat menjelang liburan pergantian akhir tahun untuk umroh Desember.



Ibadah umroh bukan hanya membutuhkan biaya saja tapi juga membutuhkan persiapan fisik dan mental. Tetapi berdasarkan pengalaman, mereka yang sudah pernah menginjak tanah Mekkah dan Madinah biasanya selalu ingin kembali ke sana untuk melaksanakan ibadah umroh berkali-kali, dan karena umroh bisa dilaksanakan kapan saja.

Karena itu, untuk bisa pergi ke Mekah, Anda tidak perlu menunggu kuota haji yang membutuhkan waktu menunggu cukup lama. Meski naik haji adalah kewajiban bagi mereka yang sudah mampu, tetapi jika Anda harus menunggu lama karena masalah kuota, minimal Anda jalankan haji kecil terlebih dahulu sebelum haji besar.

Anda berminat melaksanakan ibadah umroh di akhir tahun? Pastikan melakukan persiapan yang disebutkan di atas. Kami dari Alsha Tour siap untuk menemani perjalanan ibadah Anda.

Jika Anda mengikuti Paket Umroh Desember melalui Alsha Tour, Anda juga dapat memilih Paket Umroh Plus Turki yang kami sediakan, sehingga selain beribadah ritual di kota Mekkah dan Madinah, Anda juga mendapatkan kesempatan mengunjungi tempat-tempat wisata menarik di Turki.



Terima kasih telah berkunjung ke website Alsha Tour. Silahkan hubungi kami untuk mengikuti paket Umroh Hemat bulan Desember ataupun paket-paket umroh lainnya yang kami sediakan untuk Anda.

Alamat Baru Lokasi Suntik Meningitis di Halim

Add Comment
Peresmian KKP Halim

MENTERI KESEHATAN MERESMIKAN KKP HALIM PERDANAKUSUMA & KKP SOEKARNO HATTA


Kamis 17 September 2015 Menteri Kesehatan, Prof DR dr. Nila Djuwita F. Moeloek. Sp.M.(K). telah meresmikan penggunaan kantor  Wilayah Kerja Halim Perdanakusuma (HPK) KKP Soekarno Hatta. Kantor Wilker HPK yang baru, dibangun berlantai 3  terletak di Jln Jengki no 45 Rt 8 Rw 2 Kelurahan Kebon Pala Kecamatan Makassar Cililitan Jakarta Timur bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kekerantinaan kesehatan bagi masyarakat.

            Acara yang dimulai dengan laporan Kepala Kantor KKP Soekarno Hatta, pembacaan doa dilanjutkan dengan sambutan dan arahan Menkes yang menekankan pentingnya karantina kesehatan baik di pintu masuk negara maupun di wilayah negara  guna mencegah, mendeteksi dan merespon penyebaran penyakit menular  yang berpotensi wabah serta  terjadinya Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang meresahkan dunia atau PHEIC, penyebaran berbagai emerging infectious diseases serta mencegah pencemaran bahan kimia dan radioaktif ketanah air. Perhatian saat ini terhadap lebih dari 160 000 warga negara Indonesia sedang melaksanakan haji di Arab Saudi dengan kondisi adanya wabah MERS-CoV. Dibutuhkan kesiapsiagaan petugas KKP dalam melindungi bangsa dan negara Indonesia.

Acara peresmian kantor HPK  dihadiri oleh Jajaran Kesehatan baik pusat maupun daerah dan para stake holder diantaranya: Kepala Bandar Udara HPK, Komandan TNI AU,  Kepala unit Kerja Kementerian dan lembaga CIQS wilayah HPK. Selanjutnya Menkes mengarahkan agar segenap KKP diseluruh Indonesia meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM agar mampu : 
1. Bekerja profesional, 
2. Bekerja sesuai SOP, 
3. Bekerja dengan tegas, percaya diri, berwibawa dan bersikap ramah dan santun sesuai dengan budaya bangsa Indonesia.

Dan terakhir Menkes berpesan agar kantor yang baru diresmikan dapat menjadi sentra Imunisasi perjalanan sehingga pelaku perjalanan menjadi aman dan nyaman untuk mendukung upaya Pemerintah meningkatkan daya saing, investasi dengan melancarkan arus barang dan manusia melalui kunjungan wisatawan dari mancanegara dan domestik di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan peresmian di perkenalkan pemakaian aplikasi pendaftaran online vaksinasi internasional bagi pelaku perjalanan  yang dapat di gunakan masyarakat dengan memakai komputer, laptop maupun smartphone. Vaksinasi online  sangat memudahkan  masyarakat untuk mendapatkan pelayanan  vaksinasi yang diinginkan dengan penggunaan waktu yang efisien dan efektif.

Selanjutnya bu Menkes dengan didampingi Bapak Dirjen PP dan PL  beserta tamu undangan berkenan untuk melihat area pelayanan vaksinasi  di kantor baru.