• 🏆 Haji Plus 2026

    Wujudkan impian berhaji lebih cepat bersama travel yang amanah dan terpercaya.

  • 🕋 Umroh 2026

    Pilihan paket lengkap dengan harga terbaik, maskapai premium, hotel nyaman, dan pelayanan maksimal.

  • ⭐ Mengapa Memilih Kami?

    Legalitas resmi - Berpengalaman - Ribuan jamaah - Harga transparan - Pembimbing profesional - Pelayanan hingga pulang

  • 📖 Panduan Haji Dan Umroh

    Persyaratan pendaftaran, perlengkapan yang perlu dibawa, doa, manasik, hingga tips selama berada di Tanah Suci.

  • 📱 Konsultasi Dan Pendaftaran

    Masih ada pertanyaan? Hubungi tim kami sekarang. Konsultasi gratis dan dapatkan informasi paket Haji Plus maupun Umroh yang sesuai kebutuhan Anda.

4 Persiapan Penting Sebelum Berangkat Umroh, Mau Tahu?



Umroh sudah jadi salah satu ibadah yang merupakan impian setiap umat muslim. Meskipun tergolong haji kecil, tapi dapat melangkahkan kaki di tanah suci dapat mengobati kerinduan umat muslim akan tempat suci tersebut.

Selain sebagai ‘pemanasan’ sebelum melaksanakan ibadah haji yang sesungguhnya, umroh juga sering disisipkan kegiatan wisata religius yang menyenangkan.

Kamu termasuk salah satu yang ingin mewujudkan cita-cita umroh di tahun ini? Pastikan perhatikan beberapa persiapan berikut ya.

1. Pemilihan Waktu yang Tepat

Hal pertama yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan mendaftar keberangkatan umroh adalah pemilihan waktu yang tepat. Sesuaikan jadwal umroh dengan waktu yang kamu bisa, mengingat perjalanan dan proses ibadah yang satu ini dapat memakan waktu cukup panjang.

Jika kamu bekerja kantoran, pastikan sudah mendapatkan izin dari kantor agar tidak mengganggu perjalanan ibadahmu.

2. Mempersiapkan Kondisi Tubuh

Kondisi tubuh juga perlu diperhatikan saat akan berangkat umroh. Terlebih ada perbedaan cuaca yang cukup ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi. Mulailah mempersiapkan badan beberapa bulan sebelum keberangkatan agar tetap fit.

Kamu bisa mengawalinya dengan memperhatikan asupan gizi tubuh lewat makanan bergizi, olahraga teratur, hingga konsumsi multivitamin. Dengan begitu, daya tahan tubuh dapat terjaga dengan baik saat menghadapi cuaca apapun di tanah suci.

3. Membawa Pakaian yang Dibutuhkan

Selain membawa baju ihram yang digunakan saat beribadah di tanah suci, jangan lupa bawa jenis pakaian lainnya yang pasti dibutuhkan saat mengunjungi tanah suci. Total yang dibutuhkan untuk perjalanan umroh sekitar 9 – 15 hari.

Supaya tidak terlalu banyak membawa pakaian di dalam koper, buat estimasi satu stel pakaian untuk digunakan hingga 2-3 hari. Jangan lupa bawa masker, kacamata hitam, dan syal untuk melindungi wajah dari debu saat beraktivitas santai di luar ruangan.

Jaket tebal juga perlu dibawa jika kamu umroh di musim dingin, yaitu sekitar bulan November – Januari. 

4. Sedia Selalu Peralatan Kebersihan

Salah satu persiapan yang nggak boleh ketinggalan saat berangkat umroh adalah membawa peralatan kebersihan diri seperti alat mandi. Misalnya saja dengan membawa shampoo, sabun  yang bermanfaat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan rambut serta kulit kepala saat di tanah suci.


Share:

Tata Cara Umroh, Urutan, dan Bacaannya

Tata Cara Umroh


Berniat untuk menjalankan ibadah umroh? Sebelum melaksanakan Umroh seharusnya Kita sudah mengetahui lebih dahulu tata cara, urutan, dan bacaan saat umroh sesuai sunnah.


Berkunjung ke Tanah Suci Makkah adalah impian setiap Muslim. Melihat bentuk Ka'bah dan menapaki kisah-kisah para nabi jadi perjalanan yang penuh arti.

Umroh bisa disebut sebagai wisata spiritual ke Tanah Suci dengan melakukan beberapa kegiatan, atau biasa juga disebut haji kecil. Di saat menunggu antrean ibadah haji yang lama karena sistem kuota yang diberlakukan, umroh pun menjadi alternatif.

Perbedaan antara umroh dan haji sendiri terletak pada waktu dan tempat pelaksanaannya. Jika ibadah haji hanya dapat dilakukan antara tanggal 1 Syawal hingga 13 Zulhijah, maka umroh dapat dilaksanakan sewaktu-waktu kecuali pada hari tertentu seperti hari Arafah pada 10 Zulhijah dan hari-hari Tasyrik tanggal 11, 12, 13 Zulhijah.

Nah, berikut tata cara, urutan, dan bacaan saat umroh yang sesuai sunnah dirangkum dari berbagai sumber:

1. Untuk melaksanakan umroh, hal pertama yang harus dilakukan adalah miqat.

Miqat adalah tempat memakai ihram dan tempat berniat umroh. Bisa diartikan sebagai tempat start kegiatan ibadah umroh.

Miqat bisa dilakukan di Masjid Bir Ali , Madinah  atau di Makkah dan Jeddah mulai dari Bandara Internasional King Abdul Aziz.

Saat miqat, pria harus sudah memakai pakaian khusus untuk umroh dan haji yang bernama ihram. Pria sudah tidak boleh memakai alas kaki yang menutup mata kaki, tidak memakai pakaian yang dijahit dan tanpa penutup kepala. Wanita sudah harus menutup aurat dan hanya boleh menampakkan telapak tangan dan wajah.

Setelah mengenakan pakaian ihram, jamaah umroh dilarang untuk melakukan hal-hal yang sudah ditentukan syariat. Adapun larangan saat umroh meliputi :

Bagi pria, dilarang memakai pakaian biasa, dilarang memakai alas kaki yang menutupi mata kaki, dilarang menutup kepala dengan peci, topi, dan sebagainya. Bagi wanita, dilarang memakai kaos tangan, dilarang menutup muka.

Bagi pria dan wanita, dilarang memakai wangi-wangian, dilarang memotong kuku, mencukur atau mencabut rambut/bulu, dilarang memburu atau mematikan binatang apa pun, menikah, menikahkan atau meminang wanita untuk dinikahi, bermesraan atau berhubungan intim, mencaci, bertengkar atau mengeluarkan kata-kata kotor, memotong tanaman di sekitar Mekah.

Kemudian, berniat mengerjakan ibadah umroh dengan membaca bacaan niat umroh berikut:

"Labbaikallahumma 'umratan".

Artinya "Aku sambut panggilanMu yaa Allah, utk menjalankan umroh".

2. Selesai miqat, langsung menuju Masjidil Haram dan melakukan salat tahiyatul masjid sebanyak 2 rakaat.

Dalam perjalanan, dianjurkan memperbanyak bacaan kalimat talbiyah yang selalu diucapkan Rasulullah SAW ketika umroh dan haji.

"Labbaik Allahumma Labbaik. Labbaik Laa Syarika Laka Labbaik. Innal Hamda, Wan Ni'mata,  Laka Wal Mulk, Laa Syarika Lak".

Artinya:"Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu."

Akhir waktu membaca talbiyah adalah hendak memulai thawaf.

3. Setelah sholat, jamaah bisa melaksanakan tawaf, yakni berkeliling Ka'bah sebanyak 7 kali.

Saat masuk Masjidil Haram, disarankan untuk mengucap doa "Bismillah Wash Sholatu Was Salamu 'Ala Rasulullah. Allahummaftahli Abwaba Rahmatika"

Artinya: "Dengan nama Allah, ... shalawat dan salam untuk Rasulullah. Ya Allah bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu."

Kemudian, turun dan terus menuju tempat thawaf (mataf). Jamaah memulai thawaf dari garis lurus (area dekat Hajar Aswad), antara pintu Ka'bah dan tanda lampu hijau di lantai atas Masjidil Haram.

4. Hijr Ismail

Selesai tawaf, jamaah bisa sholat di Hijr Ismail, kawasan setengah lingkaran di depan Ka'bah.

Saat sholat di sana, pahala yang didapat akan sama seperti sholat di dalam Ka'bah. Rakaat pertama membaca surat Al Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al Kafirun. Rakaat kedua membaca surat Al Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al Ikhlas.

5. Sa'i atau lari-lari di antara dua bukit Shafa dan Marwah menjadi kegiatan selanjutnya.

Jamaah akan berjalan atau berlari kecil, dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah sebanyak 7 kali.

6. Di putaran terakhir, jamaah melakukan tahalul atau memotong rambut.

Jamaah akan memotong rambut di Bukit Marwah. Dengan melakukan tahallul, maka sudah paripurna tata cara dan urutan umroh sesuai sunnah.

(sumber: detik.com) 
Share:

Kontak Kami

Kontak Kami - Phinisi Travel Wisata


Informasi Paket Umroh, Haji plus Hubungi :

Menghubungi kami lewat Whatsapp, klik FOTO ini.

Rahmad Arifudin




Share:

Postingan Populer

Label

Arsip Blog

Umroh Promo by Emirate

Umroh 9 hari dari Ternate by GARUDA

Umroh 12 Hari by GARUDA

WhatsApp Kami