• 🏆 Haji Plus 2026

    Wujudkan impian berhaji lebih cepat bersama travel yang amanah dan terpercaya.

  • 🕋 Umroh 2026

    Pilihan paket lengkap dengan harga terbaik, maskapai premium, hotel nyaman, dan pelayanan maksimal.

  • ⭐ Mengapa Memilih Kami?

    Legalitas resmi - Berpengalaman - Ribuan jamaah - Harga transparan - Pembimbing profesional - Pelayanan hingga pulang

  • 📖 Panduan Haji Dan Umroh

    Persyaratan pendaftaran, perlengkapan yang perlu dibawa, doa, manasik, hingga tips selama berada di Tanah Suci.

  • 📱 Konsultasi Dan Pendaftaran

    Masih ada pertanyaan? Hubungi tim kami sekarang. Konsultasi gratis dan dapatkan informasi paket Haji Plus maupun Umroh yang sesuai kebutuhan Anda.

Cara Mudah Daftar Umroh 2013




Cara Mudah Daftar Umroh 2013


Hub : 021-3311 4048. Sebagai umat muslim, bisa dipastikan kalau kita menginginkan untuk melaksanakan ibadah umroh. Apalagi kalau kita bisa menunaikannya bersama orang tua dan keluarga.
Bagi Anda calon jamaah umroh yang menginginkan pelayanan prima dalam beribadah umroh ke tanah suci, kami memberikan cara mudah untuk daftar umroh 2013 dengan prosedur yang mudah dan amanah.
Kami memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal

Untuk daftar umroh 2013 itu mudah, bila Anda di Jakarta tinggal datang langsung datang ke kantor pusatnya. Bila di luar Jakarta bisa melakukan pendaftaran secara online dimana dokumen cukup dikirim via email / fax dengan pembayaran bisa langsung ke rekening kantor.
Untuk mendaftar Silahkan mendatangi kantor kami dengan menyertakan dokumen sebagai syarat sbb:


Persyaratan Daftar Umroh Online
  • Menyerahkan Paspor RI masih berlaku minimal 7 bulan.
  • (nama tercantum dalam pasport min. 3 suku kata),
  • contoh : Muhamad Ilham Salim
  • Kartu Keluarga dan surat nikah bagi suami-istri (Asli ).
  • Akte Kelahiran/ijazah bagi anak-anak (Asli).
  • Fotokopi KTP.
  • Pas foto terbaru ukuran 4 x 6 = 8 lembar, background putih, tampak wajah 80% (untuk wanita berjilbab dan pria bebas).
  • Pelunasan min. 1 bulan sebelum keberangkatan




Share:

Menyedekahkan Hutang Diganti Umroh

 




Menyedekahkan Hutang Diganti Umroh

Maret 2007, saya sedang BUB (Butuh Uang Banget). Teringat masih punya piutang yang nyangkut di Ahmad (bukan nama sebenarnya), sahabat karib di Solo, Jawa Tengah, saya coba menagihnya.
“Mad, maaf nih, sudah ada belum, kebetulan saya lagi butuh,” saya mengirim sms kepadanya.

“Maaf San, belum ada,” jawab Ahmad yang meminjam Rp. 1,5 juta sejak Desember 2006. Waktu itu Ahmad yang lulusan perguruan tinggi terkenal, masih  BUB untuk keperluan rumah tangganya karena usaha lembaga trainingnya belum menghasilkan.

Pinjaman secara bertahap itu digunakan untuk bayar cicilan rumah, tagihan listrik dan rekening telepon. Dia janji bila sudah ada uang. Sampai terpaksa menanyakannya.
“Kalo begitu boleh nggak yang Rp. 1 juta saja yang dikembalikan, saya sedang butuh uang banget. Yang Rp. 500 ribu saya ikhlasin,” Saya coba “menawar” ke Ahmad. Tapi rupanya kawan satu ini bener-bener sedang dang hadong hepeng alias bokek. 
 “Mohon maaf ya San, lagi nggak ada uang sama sekali, saya mohon maaf banget’” katanya via sms.  

Saya jadi geregetan, antara butuh uang dan butuh nolong temen. Berupaya menagih hak ketika sedang kepepet, eh malah yang ditagih kelihatannya jauh lebih kepepet lagi ketimbang saya. Hmmm, gregetan ini musti dilampiaskan sebagai energy positif.
“Ya sudah Mas,” tulis saya sejurus kemudian, “bismillah saya sudah ikhlaskan uang itu, mohon doakan saya ya, terima kasih.  Tentu saja moratorium (pemutihan utang) itu disambut gembira Ahmad. “Terima kasih ya,” katanya, diiringi doa panjang lebar khusus buat saya.

Dua pecan kemudian ketika saya sedang naik kendaraan umum, ponsel dikantong bergetar. Nama seorang pimpinan haji dan umrah di layar ponsel. “Tumben, ada apa nih,” piker saya sambil bergegas meng-answer panggilan.
“Assalamu’alaikum, Bu Endang,” saya membuka percakapan.
“Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.”
“Ada apa Bu, tumben telepon,” kata saya.
“Iya nih, ada perlu. Pak Sani, ada waktu 9 hari nggak untuk mendampingi jamaah umroh yang berangkat tanggal 7 April. Pak Sani jadi tour leader,” tutur perempuan energik itu diujung telepon. Spontan, saya menjawab penuh semangat, “Subhanallah, untuk urusan umroh, saya sangat ada waktunya, Bu,” jawab saya dengan semangat 45.

Deal, saya sibuk memuja-muji asma-Nya dalam hati. Bagaimana tidak. Di kala kantong kemps, tabungan tandas, eh malah dapat tawaran umroh gratis. Diamanahi jadi kepala kalifah lagi. Padahal sebelumnya saya sama sekali belum pernah menginjakkan kaki di Tanah Suci. Kalo teori umroh dan haji sih sudah hafal, demikian juga mimpi jadi tamu Allah sudah sering.

Masya Allah, saya baru menyadari, rupanya sedekah Rp. 1,5 juta kepada teman di Solo itu diganti Allah dengan 10 x lipatnya. Biaya umron waktu itu sekitar Rp. 15 juta.
Maha benar Allah dengan firmanNya: Dan jika dalam kesukaran, maka beri tangguhlah sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui” (QS Albaqarah 280)

Meski keajaiban sedekah itu bukan pengalaman pertama, namun kedahsyatan sedekah kali ini saya rasakan sangat luar biasa. Allah mengabulkan harap saya, rindu saya, mimpi saya, dan seluruh penantian saya untuk menjenguk Baitullah dan bersimpuh di tempat-tempak yang makbul untuk berdoa.

Subhanallah, maka dari itu saya semakin meyakini, bahwa rizki itu ternyata bukan hanya dari gaji. Jika Allah sudah berkehendak maka tidak perlu korup untuk berharap rezeki, tidak perlu berlaku curang untuk berharap rizki lebih, bahkan tidak harus bersusah payah untuk pergi ke Tanah Suci. Allah Yang Maha Menjamin Rizki makhluk Nya.
Allhamdulillah, sampai saat ini, saya sudah empat kali berangkat umroh. Semuanya tanpa biaya sendiri, bahkan mendapat uang saku sebagai tour leader dan pembimbing. Alhamdulillah.

Sumber:  Buku Donut Kehidupan Ustad Anwar Sani
Share:

Wakaf Polis Adzikra

Wakaf Polis Adzikra
Bertempat di Masjid Muammar Qadafi, pada tanggal 2 Desember 2012, Ustad Muhammad Arifin Ilham sebagai pembina Yayasan Adzikra, meresmikan Program Wakaf Polis Adzikra. Program Wakaf Polis Adzikra ini merupakan Kerjasama antara Divisi Wakaf Adzikra dengan Asuransi berbasis Syariah yang telah disyahkan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Adapun wakaf polis adzikra yang di wakafkan adalah :
- Wakaf Pendidikan Anak Yatim Adzikra,
- Wakaf Pesantren Adzikra dan
- Wakaf Pengiriman Dai ke Seluruh Nusantara

Ketentuan Wakaf Polis Adzikra:
Nilai Polis Asuransi bisa diwakafkan pada Yayasan Adzikra.

Wakaf Polis Asuransi yang diserahkan pada Badan Wakaf Adzikra menggunakan dua akad :
Akad Wakaf untuk wakaf produktif nilainya setengah dari nilai Polis Asuransi saat jatuh tempo.
Akad Hibah untuk kepentingan wakif, keluarga wakif dan kepentingan umum, nilainya setengah dari niai Polis Asuransi saat jatuh tempo.

Note :
Untuk menentukan besaran hibah bulanan sebagai bentuk keikutsertaan dalam Program Wakaf Polis Adzikra, kirimkan data anda :
- Nama
- tgl lahir
- pekerjaan
- Alamat rumah
- No telpon dan HP, 
dan kirimkan melalui :
sms        : 08788.441.2164
Email      : rahmadbiznet@gmail.com
Data tersebut untuk menentukan besaran Hibah yang akan di setor ( tabung ) selama 10 tahun atau lebih secara berkala.
Share:

Postingan Populer

Label

Arsip Blog

Umroh Promo by Emirate

Umroh 9 hari dari Ternate by GARUDA

Umroh 12 Hari by GARUDA

WhatsApp Kami