direct madinah, lion air umroh
Lion Air Operasikan Rute Jakarta-Madinah
Lion Air Operasikan Rute Jakarta-Madinah
JAKARTA, KOMPAS.com - Lion Air mengoperasikan penerbangan Jakarta – Madinah (Arab Saudi) langsung/direct sebagai upaya perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan menyediakan lebih banyak rute penerbangan dan kemudahan bagi penumpang khususnya yang akan melakukan perjalanan ibadah haji dan umrah.
Siaran pers Lion Air kepada Kompas.com, menyebutkan penerbangan akan dioperasikan tiap hari Sabtu dan Minggu dengan nomor penerbangan JT 110 rute Jakarta – Madinah, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pukul 10.35 WIB dan tiba di Bandara Mohammad Bin Abdulaziz Madinah pukul 16.25 waktu setempat. Selanjutnya penerbangan kembali ke tanah air dengan JT 111 yang berangkat dari Jeddah pukul 19.40 waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 09.10 WIB.
Penerbangan langsung internasional Jakarta – Madinah menggunakan pesawat Boeing 747-400 yang merupakan pesawat dengan konfigurasi double deck (dua dek) berkapasitas 506 tempat duduk (22 tempat duduk kelas bisnis dan 484 tempat duduk kelas ekonomi).
Pengoperasian rute baru internasional Jakarta – Madinah akan menambah kenyamanan penumpang, terutama bagi umat Muslim yang ingin melakukan perjalanan ibadah umrah karena Madinah merupakan kota tujuan pertama bagi umat Muslim sebelum melanjutkan ibadah umrah ke kota Makkah. Sehingga dapat menghemat waktu, biaya dan tenaga bagi yang melakukan perjalanan ibadah umrah.
Kelebihan lain adalah kemudahan dalam proses administrasi di bandara yang tidak memakan waktu lama, dibandingkan dengan Bandara King Abdul Aziz, Jeddah proses pengurusan administrasi memerlukan waktu lebih lama karena penumpang akan ditempatkan di terminal haji yang cukup padat. (*)
direct madinah, lion air umroh
direct madinah, lion air umroh
Bandara Halim Tempat Keberangkatan Haji 2013
Bandara Halim Tempat Keberangkatan Haji 2013
Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU), Cepi Supriatna mengatakan, bahwa tidak ada masalah jika Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta diproyeksikan menjadi Bandara Haji mulai 2013. Pemindahan penerbangan ini tidak akan menimbulkan persoalan karena waktunya pun masih cukup lama, tahun depan. Jadi sangat memungkinkan pihak manajemen Angkasa Pura II punya cukup waktu melakukan persiapan dan kelengkapan di bandara itu.
Membangun infrastruktur bagi kelengkapan sebuah bandara haji tidak murah dan mudah. "Tapi, itu semua kan tanggung jawab manajemen Angkasa Pura," ucapnya menjelaskan. Sebelumnya Dirut PT Angkasa Pura II (Persero) Tri S. Sunoko pada saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Jasa Raharja dengan Ditjen Perhubungan Udara, PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II. Mulai 2013, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta diproyeksikan akan dijadikan bandara penerbangan haji guna mendukung Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. Alasannya, bandara Soekarno-Hatta sudah kelebihan kapasitas.
"Saya sudah bicara dan dapat penjelasan dari pak Tri. Pemindahan itu sifatnya hanya pengalihan sementara," ujar Cepi. Kepada pers, Tri menjelaskan bahwa pihaknya akan mengalokasikan Rp100 miliar untuk keperluan tersebut dalam Rencana Kerja Anggaran (RKAP) tahun depan 2013. "Perseroan tengah menyusun desain dasar atau Detail Engineering Design (DED)," katanya. Revitalisasi tersebut mencakup desain ulang sekaligus penambahan kapasitas. Saat ini, kapasitas tampung terminal itu hanya dua juta pergerakan orang per tahunnya.
Halim Perdanakusuma kedepan akan dijadikan bandara pendukung fungsi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) yang sudah melebihi kapasitas (over capacity) hingga 2,5 kali. Saat ini kapasitas Soetta 22 juta pergerakan per tahun, namun yang terjadi bisa mencapai 51 juta pergerakan. "Bukan semata untuk antisipasi terminal haji Bandara Soetta dibongkar, justru jamaah haji di Soetta sebagian dilimpahkan ke Halim 2013 mendatang," katanya. Tri mengatakan, dalam penyusunan DED Kemenhub menggandeng TNI AU selaku pemilik aset bandara Halim. Saat ini, Halim merupakan bandara enclave atau bandara sipil yang melayani penerbangan pesawat TNI AU, dan sebagian penerbangan komersial. Selain itu, bandara Halim juga digunakan untuk tamu VVIP kenegaraan.
Demikian info haji 2013 kali ini.
Paket Umroh Murah 2014
Paket Umroh Murah 2014
Paket Umroh Murah 2014
Harga Paket Umroh Murah 2014
Quad : $ 1,650 (sekamar ber 4)
Triple : $ 1,725 (sekamar ber 4)
Double : $ 1,800 (sekamar ber 4)
Jadwal Keberangkatan Paket Umroh Murah 2014 :
Januari : 09 dan 28
Akomodasi Perjalanan Paket Umroh Murah 2014:
Pesawat Etihad
Bus AC
HOTEL BINTANG *3.
MAKKAH : Zuwwar Albayt
MADINAH : Washel Al reem
MADINAH : Washel Al reem
Harga belum termasuk :
- Airport Tax Handling dan Perlengkapan Rp. 850.000,-
- Biaya Mahram Rp. 300.000,- (Bagi wanita <45 th tanpa mahroh)
- Biaya Tambah Nama pada Passport Rp. 200.000,-
Informasi dan Pendaftaran Paket Umroh Murah 2014,
Hubungi
Telp. 021-3311 4048
Hp. 08788 441 2164 (sms/wa)
Pin BB 763179B6













