• 🏆 Haji Plus 2026

    Wujudkan impian berhaji lebih cepat bersama travel yang amanah dan terpercaya.

  • 🕋 Umroh 2026

    Pilihan paket lengkap dengan harga terbaik, maskapai premium, hotel nyaman, dan pelayanan maksimal.

  • ⭐ Mengapa Memilih Kami?

    Legalitas resmi - Berpengalaman - Ribuan jamaah - Harga transparan - Pembimbing profesional - Pelayanan hingga pulang

  • 📖 Panduan Haji Dan Umroh

    Persyaratan pendaftaran, perlengkapan yang perlu dibawa, doa, manasik, hingga tips selama berada di Tanah Suci.

  • 📱 Konsultasi Dan Pendaftaran

    Masih ada pertanyaan? Hubungi tim kami sekarang. Konsultasi gratis dan dapatkan informasi paket Haji Plus maupun Umroh yang sesuai kebutuhan Anda.

Bandara Halim Tempat Keberangkatan Haji 2013



Bandara Halim Tempat Keberangkatan Haji 2013


Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU), Cepi Supriatna mengatakan, bahwa tidak ada masalah jika Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta diproyeksikan menjadi Bandara Haji mulai 2013. Pemindahan penerbangan ini tidak akan menimbulkan persoalan karena waktunya pun masih cukup lama, tahun depan. Jadi sangat memungkinkan pihak manajemen Angkasa Pura II punya cukup waktu melakukan persiapan dan kelengkapan di bandara itu.

Membangun infrastruktur bagi kelengkapan sebuah bandara haji tidak murah dan mudah. "Tapi, itu semua kan tanggung jawab manajemen Angkasa Pura," ucapnya menjelaskan. Sebelumnya Dirut PT Angkasa Pura II (Persero) Tri S. Sunoko pada saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Jasa Raharja dengan Ditjen Perhubungan Udara, PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II. Mulai 2013, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta diproyeksikan akan dijadikan bandara penerbangan haji guna mendukung Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. Alasannya, bandara Soekarno-Hatta sudah kelebihan kapasitas.

"Saya sudah bicara dan dapat penjelasan dari pak Tri. Pemindahan itu sifatnya hanya pengalihan sementara," ujar Cepi. Kepada pers, Tri menjelaskan bahwa pihaknya akan mengalokasikan Rp100 miliar untuk keperluan tersebut dalam Rencana Kerja Anggaran (RKAP) tahun depan 2013. "Perseroan tengah menyusun desain dasar atau Detail Engineering Design (DED)," katanya. Revitalisasi tersebut mencakup desain ulang sekaligus penambahan kapasitas. Saat ini, kapasitas tampung terminal itu hanya dua juta pergerakan orang per tahunnya.

Halim Perdanakusuma kedepan akan dijadikan bandara pendukung fungsi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) yang sudah melebihi kapasitas (over capacity) hingga 2,5 kali. Saat ini kapasitas Soetta 22 juta pergerakan per tahun, namun yang terjadi bisa mencapai 51 juta pergerakan. "Bukan semata untuk antisipasi terminal haji Bandara Soetta dibongkar, justru jamaah haji di Soetta sebagian dilimpahkan ke Halim 2013 mendatang," katanya. Tri mengatakan, dalam penyusunan DED Kemenhub menggandeng TNI AU selaku pemilik aset bandara Halim. Saat ini, Halim merupakan bandara enclave atau bandara sipil yang melayani penerbangan pesawat TNI AU, dan sebagian penerbangan komersial. Selain itu, bandara Halim juga digunakan untuk tamu VVIP kenegaraan.


Demikian info haji 2013 kali ini.
Share:

Paket Umroh Murah 2014

Paket Umroh Murah 2014
 Paket Umroh Murah 2014


Harga Paket Umroh Murah 2014
Quad       : $ 1,650 (sekamar ber 4)
Triple      : $ 1,725 (sekamar ber 4)
Double    : $ 1,800 (sekamar ber 4)

Jadwal Keberangkatan Paket Umroh Murah 2014 :
Januari : 09 dan 28 


Akomodasi Perjalanan Paket Umroh Murah 2014:
Pesawat  Etihad
Bus AC

HOTEL BINTANG *3.
MAKKAH : Zuwwar Albayt
MADINAH : Washel Al reem

Harga belum termasuk :
  1. Airport Tax Handling dan Perlengkapan Rp. 850.000,-
  2. Biaya Mahram Rp. 300.000,- (Bagi wanita  <45 th tanpa mahroh)
  3. Biaya Tambah Nama pada Passport Rp. 200.000,-


Informasi dan Pendaftaran Paket Umroh Murah 2014
Hubungi 
Telp. 021-3311 4048
Hp. 08788 441 2164 (sms/wa)
Pin BB 763179B6

Share:

Do'a Sesuai Ukuran...


Do'a Sesuai Ukuran...

Pada setiap malam-malam dalam sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, berjuta umat Islam di dunia memadati masjid-masjid. Mereka berharap ketika malam Lailatul Qadar tiba, mereka sedang beribadat di masjid, sedang berdo'a mengadukan segala persoalan hidupnya dan memohonkan segala harapannya. Dahulu kami diajari pak kyai agar bisa memahami do’a-do’a ini  lebih baik.

Dalam keheningan malam pak Kyai biasa mengumpulkan kami di masjid dan mulai tausyiahnya yang khas tentang do’a ini :

Anak-anakku sekalian, banyak-banyaklah berdoa karena do’a itu bukan hanya kebutuhan kita tetapi diperintahkanNya, hanya orang-orang yang sombong yang tidak mau berdo’a. Kemudian beliau mengutip ayat "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS 40 :60 ) ”.

Berdo’alah bukan hanya untuk urusan dunia, tetapi lebih jauh dari itu adalah juga urusan akhirat kalian. Kemudian beliau mengutip : “Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka" (QS 2 : 201)”.

Berdo’alah masing-masing kalian dengan suara yang lembut, kemudian beliau mengutip : “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS 7 : 55)”

Berdo’alah kalian dengan rasa khaufau wa thama’a yaitu antara rasa takut tidak diterima dan harapan untuk dikabulkan, kemudian beliau mengutip : “… dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS 7 :56)”

Berdo’alah kalian dengan penuh sesal sebagaimana penyesalan Nabi Yunus di dalam perut ikan hiu, kemudian beliau mengutip : “Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya daripada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman."” (QS 21 : 87-88)”

Berdo-alah kalian dalam suka maupun duka, dalam kesulitan maupun kelapangan, kemudian beliau mengutip : “…Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati (Nya).” (QS 27 :62). Dilanjutkannya pula dengan ayat : “Dan apabila manusia itu ditimpa kemudaratan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudaratan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu..."”(QS. 39 : 8)”.

Perbaikilah peluang terkabulnya do’a-do’a kalian dengan terus meningkatkan keimanan dan terus beramal saleh, kemudian beliau mengutip ayat “…dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya …” (QS 42 : 26)”.

Tausyiah beliau ditutup dengan pesan yang tidak dapat saya lupakan :

 “Kalian jangan pernah putus asa dengan do’a-do’a kalian, jangan pernah berprasangka buruk pada Allah seolah-olah Allah tidak mengabulkan do’a-do’a kalian. Dia Maha Tahu tentang kebutuhan kalian, dia Maha Tahu yang terbaik untuk kalian. Bila sebagian rezeki atau apapun yang kalian minta belum dikabulkanNya, itulah yang terbaik untuk kalian – bisa jadi bila semua permintaan kalian dikabulkan persis seperti yang kalian minta, justru kalian akan berbuat berlebihan dan melampaui batas. Allah Maha Tahu ukuran rezeki – dalam bentuk apapun yang paling pas untuk kalian, maka berdo’alah sesuai ukuran kalian !.”

Kemudian beliau menutup poin terakhir dari tausyiahnya ini dengan ayat : “Dan jika Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS 42 : 27). 
(I’tikaf Ramadhan 1433 H, Daarul Muttaqiin – Jonggol)

Oleh : Muhaimin Iqbal 

Share:

Postingan Populer

Label

Arsip Blog

Umroh Promo by Emirate

Umroh 9 hari dari Ternate by GARUDA

Umroh 12 Hari by GARUDA

WhatsApp Kami