• 🏆 Haji Plus 2026

    Wujudkan impian berhaji lebih cepat bersama travel yang amanah dan terpercaya.

  • 🕋 Umroh 2026

    Pilihan paket lengkap dengan harga terbaik, maskapai premium, hotel nyaman, dan pelayanan maksimal.

  • ⭐ Mengapa Memilih Kami?

    Legalitas resmi - Berpengalaman - Ribuan jamaah - Harga transparan - Pembimbing profesional - Pelayanan hingga pulang

  • 📖 Panduan Haji Dan Umroh

    Persyaratan pendaftaran, perlengkapan yang perlu dibawa, doa, manasik, hingga tips selama berada di Tanah Suci.

  • 📱 Konsultasi Dan Pendaftaran

    Masih ada pertanyaan? Hubungi tim kami sekarang. Konsultasi gratis dan dapatkan informasi paket Haji Plus maupun Umroh yang sesuai kebutuhan Anda.

Tips Mengatur Waktu Pada Saat Haji Dan Umrah

1. Niat dan Tekad

Sejak awal berangkat dari tanah air, hendaknya Anda sudah berniat dan bertekad akan memanfaatkan waktu sebaik mungkin saat di Makkah dan Madinah. Bahkan juga bertekad memanfaatkan waktu dengan baik mulai keberangkatan naik pesawat hingga selesai ibadah haji.

2. Rencanakan Ibadah Anda

Pepatah mengatakan ” Tanpa Penerencanaan, Anda sama saja dengan Merencakanan Kegagalan”. Pepatah ini juga berlaku dalam ibadah haji dan umrah. Tanpa perencanaan yang baik, ibadah haji/umrah Anda kurang sempurna.

Anda harus merencakanan ibadah haji Anda. Kalau perlu tulis rencana Anda dalam kertas dan jadikan ia sebagai janji kepada diri sendiri untuk dilaksanakan. Tulis apa saja yang akan Anda lakukan nanti di masa haji. Target apa yang akan Anda capai. Kebiasaan apa saja yang akan Anda lakukan di masa haji.

Sebagai contoh, Anda bisa merencanakan dan menulis rencana serta target Anda seperti ini :

sholah jamaah 5 waktu
membaca Al Quran sehari 1 juz, atau setiap selesai shalat
thawaf sunnah setiap hari
shalat malam setiap hari
membaca buku manasik sebelum beramal dan buku agama
menghafal doa-doa
hanya berkata yang baik-baik
tidak banyak ngobrol dan menggunjing orang
dan sebagainya

3. Bawa Perlengkapan Ibadah Anda

Persiapkan dari rumah untuk membawa alat-alat ibadah yang Anda perlukan. Seperti Al Quran,peci, mukena, buku agama, buku manasik, dll. Bahkan jika Anda memiliki alat-alat audio, ataupun HP yang bisa memutar bacaan Al Quran, bawa saja. Dan jika Anda kelupaan membawa alat-alat ibadah, Anda bisa membeli di sana.

4. Hindari Perbuatan Sia-Sia

Ingatlah tujuan Anda pergi ke tanah suci adalah beribadah. Hindari perbuatan yang sia-sia, atau bahkan menambah dosa. Contoh perbuatan yang sia-sia antara lain :

Terlalu banyak ngobrol yang tidak berguna
Banyak berbelanja, lupa ibadah
Jalan-jalan kesana kemari yang tiada guna
Terlalu banyak makan, ngemil, atau cari makan di luar
Telpon, SMS yang tidak berguna
dan sebagainya
Tinggalkan semua perbuatan yang sia-sia. Berfokuslah untuk membiasakan diri memanfaatkan waktu dengan baik untuk beribadah kepada Allah.

5. Pilih Teman Yang Rajin Ibadah

Teman sangat mempengaruhi kita dalam segala hal. Apalagi jika Anda adalah tipe orang yang tidak bisa menolak ajakan teman. Karena itu, saat ibadah haji, pilihlah teman yang rajin ibadah. Sehingga Anda juga ‘ketularan’ rajin ibadah. Dan Ada bisa memanfaatkan waktu ibadah haji Anda dengan baik

Saat ibadah haji, Anda akan menemukan banyak tipe manusia dengan latar belakang yang beragam. Ada yang rajin ibadah. Ada juga yang suka ngobrol. Dan ada juga yang suka belanja dan bingung memikirkan oleh-oleh untuk saudara di tanah air.

Jika Anda benar-benar bertekad memanfaatkan waktu Anda dengan baik, maka Anda pasti memilih teman yang rajin ibadah. Sehingga Anda benar-benar bisa memanfaatkan waktu haji Anda dengan baik

6. Tinggalkan semua urusan dunia

Berfokuslah pada saat ibadah haji dan umrah hanya untuk ibadah saja. Tinggalkan semua urusan bisnis dan pekerjaan. Saat hendak berangkat haji, hendaknya semua urusan bisnis dan pekerjaan selesai. Dan saat Anda tinggalkan, Anda harus yakin semuanya akan baik-baik saja.

 Semoga Anda bisa memanfaatkan waktu dengan baik pada masa ibadah haji.

Semoga bermanfaat…


Informasi dan Pendaftaran
Hubungi : Rahmad Arifudin
Telp. 021-40487788, 087884412164
Share:

Sertifikat untuk Jamaah Badal Haji

Jamaah yang dibadalhajikan mendapatkan sertifikat badal haji. ‘’Sertifikat itu sebagai bukti bahwa yang bersangkutan memang telah dibadalhajikan,’’ ujar Wakil Kepala Daker Makkah Bidang Pelayanan Umum dan Ibadah, Amin Akkas, di Makkah.

Jamaah yang dibadalhajikan pada haji 2011 ada 145 orang. Sebanyak 114 jamaah dibadalhajikan karena meninggal dunia, 30 jamaah karena sakit memakai alat Bantu kesehatan dan satu orang karena sedang nifas. Nama jamaah yang dibadalhajikan ditulis di sertifikat itu. Data-data medis tentang penyebab kematian dan lokasi pemakaman juga disertakan untuk diserahkan kepada keluarga.

Jamaah meninggal yang di badal haji kan adalah jamaah yang meninggal sebelum berangkat ke Tanah Suci dan yang meninggal di perjalanan, di pesawat, dan di Tanah Suci, sebelum pelaksanaan wukuf. ‘’Jamaah haji yang meninggal setelah tiba waktu wukuf tidak termasuk yang dibadalhajikan,’’ tutur Amin.

Serifikat ditandatangani oleh petugas haji yang membadalhajikan, dua petugas yang menjadi saksi, dan pejabat Daker Makkah, yaitu Wakil Kepala Daker Makkah Bidang Pelayanan umum dan Ibadah. ‘’Petugas yang mendapat tugas badal haji juga harus menandatangani surat pernyataan bahwa yang bersangkutan hanya membadalhajikan satu orang,’’ ujar Amin.

Informasi Badal Haji
Hubungi : Rahmad Arifudin
Telp. 021-40487788, 087884412164
Share:

Kisah Pensiunan PNS Golongan 2B pergi haji

jamaah haji

MAKKAH--Akibat cerita hal-hal buruk, membuat banyak orang takut berangkat ke Tanah Suci. "Ada teman yang mengakui dirinya sebagai istri yang bawel terhadap suami. Karenanya, ia mengaku tak berani ke Tanah Suci, takut ditampar malaikat karena kebawelannya itu," ujar Mulyadi, jamaah asal Semarang.

Mulyadi mengaku hanya pensiunan pegawai rendahan. Ia pensiun tiga tahun lalu dengan golongan terakhir IIB. "Dalam ibadah haji, tak ada itu sebenarnya istilah panggilan.Yang penting adalah niat karena Allah," ujar dia.

Untuk bisa berangkat haji, Mulyadi mengaku harus menunggu berpuluh tahun hingga tabungannya mencukupi. Ia menabung mulai dari Rp 1.000, ketika masih menjadi pegawai negeri dengan golongan I. Semua itu ia lakukan karena niat berhaji.

Mulyadi menyebut ada temannya yang kaya, tapi belum berani berangkat ke Tanah Suci dengan alasan belum mendapat panggilan. "Panggilan itu hanya untuk dua hal. Panggilan untuk shalat dan panggilan meninggal. Kalau berangkat haji itu urusan niat, niat karena Allah," ujar Mulyadi.

Karena niat itu, Mulyadi yang pensiunan golongan IIB itu bertahun-tahun menabung. "Mulai dari nabung hanya Rp 1.000," ujar Mulyadi, petugas kebersihan di Dinas Pengairan di Semarang. Tahun ini ia bisa berangkat setelah tiga tahun pensiun. Teman-temannya yang kaya itu bersedia menyokong dana untuk uang saku Mulyadi selama di Tanah Suci.

Dengan meluruskan niat, Mulyadi bersyukur akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci. Butuh keikhlasan dan kerendahhatian untuk bisa melaksanakan ibadah haji dengan melampaui dunia apa pun dalam diri. Hasrat kepada materi harus disingkirkan. Dimatikan.

Karena dunia yang belum dimatikan di dalam dirinya, setiap tawaf selalu melambaikan tangan ke Kabah dengan ucapan, "Hai Kabah." Di putaran terakhir tawaf ia melambaikan tangan ke Kabah dengan mengucap, "Selamat tinggal Kabah."

Pulang ke Tanah Air ia berjanji akan menceritakan kisah-kisah baik tentang perjalanan hajinya. Hal-hal buruk adalah masalah pribadi dengan Sang Khalik.

Ia mencoba menjadi jamaah yang memakai hati dan akal dalam melihat sesuatu. "Tak ada itu malaikat diperintah Allah untuk menampar jamaah," kata dia. "Tak ada itu istilah panggilan untuk berhaji. Yang perlu niat. Panggilan hanya untuk dua hal, panggilan untuk shalat dan panggilan untuk mati," ujar dia.

Maka, saran dia, ketika kita berangkat ke Tanah Suci, hendaknya lupakan kehidupan masa lalu. Kita telah membuka lembar baru, memperbaiki hubungan dengan Allah.



Informasi dan Pendaftaran Haji Plus/Umrah
Hubungi : Rahmad Arifudin
Telp. 021-40487788, 087884412164
Share:

Postingan Populer

Label

Arsip Blog

Umroh 23 Sept By Saudia

Umroh Promo by Emirate

Umroh 9 hari dari Ternate by GARUDA

Umroh 12 Hari by GARUDA

WhatsApp Kami