bahwa haji merupakan kewajiban yang harus dilakukan bagi yang sanggup melaksanakannya, dan haji merupakan salah satu rukun islam. Sedangkan umrah adalah sunnah muakkadah (kewajiban yang masih diperselisihkan para ulama)
Hadist Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:
"Barangsiapa melaksanakan hajji lalu dia tidak berkata-kata kotor dan tidak berbuat fasik maka dia kembali seperti hari saat dilahirkan oleh ibunya". (HR. Bukhari dan Muslim)
"Tidak ada satu hari pun yang di hari itu Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka daripada hari 'Arafah, sebab pada hari itu Dia turun kemudian membangga-banggakan mereka di depan para malaikat seraya berfirman, 'Apa yang mereka inginkan?'" (HR. Muslim)
"Lakukanlah haji dan umrah dalam waktu yang berdekatan, karena keduanya dapat menghilangkan kemiskinan dan menghapus dosa sebagaimana al kir menghilangkan karat besi, emas dan perak. Tidak ada balasan haji mabrur kecuali surga." (HR. at Tirmidzi)
"Orang-orang yang haji dan orang-orang yang pergi 'Umrah adalah utusan Allah, jika mereka berdo'a kepada-Nya, niscaya Ia akan mengabulkan mereka, dan jika mereka meminta ampun, niscaya Ia akan mengampuni mereka." (HR. Ibnu Majah)
Dari 'Aisyah Ummul Mukminin berkata, "Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah sebaik-baiknya amal, maka apakah kami tidak boleh berjihad?" Beliau bersabda, "Tidak, namun sebaik-baik jihad bagi kalian (para wanita) adalah haji mabrur". (HR. Bukhari)
"Umrah demi 'umrah berikutnya menjadi penghapus dosa antara keduanya dan haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga". (HR. Bukhari dan Muslim)
Semoga bermanfaat.
Info lebih lanjut mengenai Haji dan Umrah, bisa menghubungi : 021-40487788.













