Panggilan Suci

"Dengan penuh kerendahan hati, aku menyerahkan diriku seutuhnya. Labbaik Allahumma Labbaik."

Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah adalah panggung agung pengakuan dosa, di mana jutaan air mata tumpah membasahi Padang Mahsyar mini, mengharap ampunan tak bertepi dari Sang Pemilik Semesta.

Melempar Jumrah

Setiap kerikil yang jatuh saat melempar jumrah adalah deklarasi perang abadi terhadap godaan diri, bisikan dunia, dan segala bentuk kebatilan yang menghalangi jalan menuju keridhaan-Nya.

Menjadi tamu Allah di Masjidil Haram

"Alhamdulillah, Ya Rabb. Akhirnya kami bisa berfoto bersama di depan Baitullah yang mulia ini.."

Niat dan Persiapan (Awal Pendaftaran)

"Dengan menyebut nama Allah, kami memulai langkah administratif ini sebagai wujud kesungguhan hati untuk menyambut takdir berhaji."

24 Feb 2012

Tata Cara Menjalankan Umrah

Tata cara pelaksanaan ibadah umrah harus memperhatikan hal-hal berikut :

  1. Disunnahkan untuk mandi dahulu sebelum memakai pakaian ihram
  2. Niat umrah dalam hati dan mengucapkan "Labbaika 'umratan atau Labbaikallahumm bi'umratin". Kemudian mengucap talbiah dengan mengeraskan suara bagi laki-laki, dan bagi wanita cukup didengar orang yang ada di sampingnya. Dengan mengucapkan "Labbaikallaahumma labbaik,labbaika laa syariikalaka labbaik. Innal hamda wanni'mata laka wal mulk laa syariika laka.
  3. Jika sudah sampai kota Makkah, disunnahkan mandi terlebih dahulu sebelum memasukinya.
  4. Sesampainya di Ka'bah, membaca talbiah berhenti sebelum melakukan thawaf. Kemudian menuju Hajar Aswad dan jika mampu sambil menyentuhnya dengan tangan kanan dan menciumnya, lalu mengucapkan, "Bismillaahi Allahu akbar". Jika tidak bisa, cukup memberi isyarat dan berkata "Allaahu Akbar
  5. Thawaf sebanyak tujuh putaran. Berlari kecil pada tiga putaran pertama, dan berjalan biasa di empat putaran selanjutnya.
  6. Shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim atau di tempat lainnya di dalam Masjidil Haram dengan membaca surat Al-Kaafiruun pada rakaat pertama,dan surat al-ikhlas pada rakaat kedua.
  7. Sa'i sebanyak tujuh kali diawali dari bukit Shafa dan diakhiri di bukit Marwah.
  8. Mencukur seluruh rambut kepala atau sebagian bagi kaum lelaki,dan sebatas ujung jari bagi kaum wanita.
Share:

Dua Hal Yang Menarik Tentang Umrah

Ada 2 hal yang menarik tentang umrah yang perlu diketahui. 
Pertama, umrah yang terpisah dari haji, yang dilaksanakan sepanjang tahun sesuai dengan kesepakatan semua madzhab ulama. Namun, waktu yang paling utama menurut Imamiyah adalah bulan Rajab. Sedangkan menurut yang lain adalah Umrah Ramadhan.
Kedua, umrah yang dilaksanakan bersama ibadah haji. Orang yang beribadah haji harus melakukan umrah terlebih dahulu, kemudian melakukan amalan-amalan haji dalam satu kali perjalanan, sebagaimana yang dilakukan oleh para jamaah yang datang dari berbagai negara yang jauh dari Makkah al-Mukarramah. Umrah ini dilaksanakan pada bulan-bulan haji. Pelaksanaan ibadah umrah yang dilakukan bersamaan dengan ibadah haji, sekaligus menggugurkan kewajiban umrah.

Sayyi Al-Khui membedakan antara umrah mufradah (terpisah dari haji) dengan umrah tamattu' (bersamaan dengn haji),yaitu:
  1. Thawaf seorang wanita wajib pada umrah mufradah, tetapi tidak wajib dalam umrah tamattu'. Sebagian ulama berpendapat bahwa tidak diperintahkan thawaf pada umrah tamattu' itu.
  2. Waktu umrah tamattu' dimulai dari awal bulan syawal sampai pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah. Sedangkan waktu umrah mufradah adalah sepanjang tahun.
  3. Orang yang melakukan umrah tamattu' hanya diperbolehkan memendekkan rambutnya saja. Sedangkan orang yang melakukan umrah mufradah boleh memilih antara memendekkan atau mencukur rambutnya.

Share:

22 Feb 2012

Kehidupan Pasca Haji

===== Haji Plus, Umrah

Ibadah haji adalah ibadah yang wajib dikerjakan oleh setiap muslim baik pria dan wanita. kewajiban ini berlaku bagi mereka yang telah memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan. keberasaan haji sebagai suatu kewajiban telah diungkapkan dalam berbagai dalil, baik Al-Qur’an maupun Hadist Nabi Muhammad SAW. Di antaranya dalam surat Ali imran ayat 97 “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagai orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”

Rangkaian pelaksanaan ibadah haji memang penuh dengan kegiatan simbolik, yang sesungguhnya memiliki makna kemanusiaan yang luar biasa mendalam. Penghayatan secara mendalam terhadap nilai-nilai dari semua rangkaian ritual ibadah secara terus menerus inilah selanjutnya menjadikan kemabruran haji kita terjaga dengan baik. Nilai-nilai tersebut diharapkan selalu menghiasi perilaku kehidupan pasca haji. Nilai-nilai tersebut adalah:

1. Ketauhidan yang kokoh dihati setiap muslim dan muslimah;

2. Rasa kesamaan dan kebersamaan saling menjaga dan memberi kasih sayang di antara sesama umat manusia;

3. Menyandang sikap tawakal sepenuhnya pada Allah;

4. Kesediaan berkorban pada setiap upaya meraih keberhasilan dalam setiap perjuangan, sehingga tidak pernah ada perjuangan tanpa pengorbanan, dan

5. Training secara istiqomah shalat berjamaah di Masjidil Haram maupun di Masjidil Nabawi. Semua nilai-nilai mulia ini diharapkan memberikan pengaruh (atsar) pada kehidupan selanjutnya pasca ibadah haji dilaksanakan. Pengaruh pada dirinya, keluarganya, dan masyarakat sekitarnya. Ketauhidannya semakin kokoh dalam langkah-langkah kehidupannya, rasa kasih sayangnya semakin kuat terhadap sesama manusia terutama terhadap kaum dhuafa, selalu siap berkurban dalam setiap perjuangan, dan selalu menjaga shalat ber-jamaahnya di masjid-masjid atau di mushalla.

Insya Allah.

Kata kunci pencarian:
kehidupan pasca haji
pasca haji


Posts Related to Kehidupan Pasca Haji

Persyaratan Daftar Haji / Umroh

Profile Travel Prima Saidah

Paket Haji ONH Plus

Layanan Badal Haji Oleh Travel Prima Saidah

Share:

Haji Merupakan Sarana Dzikrullah

==== Haji Plus, Umrah




Haji menjadi sarana Zikrullah. Setiap gerakan dan kegiatan selama menunaikan ibadah haji tidak pernah luput dari doa dan bacaan-bacaan yang mengandung pujian akan kemahabesaran, kemahakuasaan, dan kemahamurahan Allah SWT. Banyak sekali nilai yang terkandung didalam pelaksanaan ibadah haji, antara lain:

1. Haji dapat menghapus semua dosa kecil dan segala kesalahan;

2. Haji dapat membersihkan jiwa dan mengembalikannya kepada kesucian dan keikhlasan sehingga seseorang selalu memiliki motivasi untuk beribadah kepada Allah SWT;

3. Ibadah haji dapat meningkatkan kualitas keimanan seseorang dan komitmennya dengan Allah;

4. Perjalanan ibadah haji yang cukup berat akan menumbuhkan sikap sabar dalam menghadapi berbagai persoalan hidup yang semakin berat;

5. Ibadah haji adalah ibadah yang sangat penting dan menempati urusan ketiga setelah beriman kepada Allah dan jihad di jalan Allah SWT.



Posts Related to Ibadah Haji Merupakan Sarana Zikrullah

Pengertian Haji



Kiat Memilih Mitra Penyelenggara Travel Haji Dan Umroh


Jamaah Haji 2012 Mesti Lunasi Bulan Juli


Kehidupan Pasca Haji

===== Haji, Umrah Ibadah haji adalah ibadah yang wajib dikerjakan oleh setiap muslim bak pria dan wanita. kewajiban ini berlaku bagi mereka yang telah memenuhi ...

Biro Perjalanan Haji dan Umrah Prima Saidah

Merupakan Perusahaan Biro Perjalanan Umroh & Haji Khusus yang berkantor pusat di Gedung Twink Lt 5 Jl Tendean 82 Jakarta, Kami adalah penyelanggara umrah travel ...
Share:

Pertanyaan Seputar Badal Haji

Ibu saya bernadzar ingin menunaikan ibadah haji. Sampai beliau wafat, keinginan itu tidak terpenuhi. Haruskah kami anak-anaknya mewujudkan keinginan ibu?

Seseorang yang saat hidup mampu berhaji namun karena terlanjur meninggal, maka wajib hukumnya bagi ahli warisnya untuk menghajikannya.

Bolehkah kita menghajikan orang yang belum meninggal?

Seseorang yang sedang berpenyakit sehingga secara fisik tidak bisa menunaikan ibadah haji bisa dihajikan.

Bagaimana bila si orangtua itu miskin dan tidak sanggup berhaji? Haruskah ahli warisnya menghajikan.

Ya, dalam kasus ini tetap disyari’atkan bagi keluarganya seperti anak laki-laki atau anak perempuannya untuk menghajikan orang tuanya.

Adakah syarat bagi orang yang ingin membadalkan orang tuanya?

Syarat pertama, orang yang ingin membadalkan adalah orang yang sudah menunaikan ibadah haji sebelumnya.


Syarat kedua?


Orang yang dibadalkan memang sudah meninggal, atau sudah renta dan tidak sanggup secara fisik menjalankan ibadah haji.

Ada syarat lain?

Ya, orang yang dibadalkan hajinya hanyalah mereka yang mati di dalam keadaan muslim. Bagi mereka yang tidak pernah menunaikan salat seumur hidupnya ia bukanlah muslim. Orang semacam ini tidak sah dibadalkan. Dia sudah kafir.

Bolehkah membadalkan lebih dari satu orang?

Saat ini ada kecenderungan membadalkan lebih dari satu orang bahkan terkadang lima orang sekaligus. Hal ini bukan sesuatu yang benar. Satu orang hanya bisa membadalkan satu orang pada setiap tahunnya.

Apakah dibenarkan badal haji dengan mengutip uang?

Kita semua tahu, ibadah haji adalah ibadah yang amat mulia. Jadi, amat tidak pantas bila badal haji menjadi sebuah profesi, menjadi ajang bisnis, dan bahkan dipakai sebagai sarana menumpuk harta.


Dalam kasus yang akan membadalkan bukanlah orang yang berlebihan hartanya, sedangkah yang akan dibadalkan adalah orang yang mampu secara finansial, bolehkan  memberikan sejumlah uang?


Bila uang itu digunakan untuk biaya perjalanan haji, maka hal itu diperkenankan. Bila uang itu adalah sebagai upah apalagi hasil tawar-menawar antara yang akan menghajikan dengan keluarga yang akan dihajikan maka hal itu dilarang.



===== ONH Plus,badal haji

Share:

Umroh Januari 2026