Panggilan Haji Saat Usia Sudah Se-Abad

Ibadah haji kerap menjadi ibadah yang diimpi-impikan setiap muslim. Utamanya bagi muslim yang bukan warga negara Arab Saudi dan mereka yang memiliki keimanan yang tinggi kepada Allah SWT.


Selain harus mengeluarkan biaya yang besar, rukun Islam kelima yang disarankan bisa digenapkan setidaknya sekali seumur hidup itu merupakan ibadah unik. Hanya mereka yang ‘dipanggil’ saja yang memperoleh jalan melaksanakan haji. Materi berlimpah atau sebaliknya, bukanlah jaminan setiap muslim bisa berhaji. Begitu pun ihwal usia, tua atau muda juga tak menentukan keringanan langkah muslim dalam berhaji.

Berbicara soal usia, Leyla Ozlahlan, jamaah haji asal Turki sangat merasakan kebesaran Allah SWT. Betapa tidak, muslimah asal Turki ini baru bisa melakukan ibadah haji di usia yang sudah melewati 100 tahun atau seabad. Saat ini, umur Ozlahlan 110 tahun.

Padahal, Ozlahlan sudah lama ingin menunaikan ibadah haji. Namun, baru lima tahun terakhirlah dia bisa menabung guna membayar biaya haji.

Ozlahlan yang ditemui Arab News seusai lempar jumrah ditemani anaknya yang berusia 80 tahun mengatakan, ketika pertama kali diberitahu dirinya bisa haji di tahun ini, dia tidak percaya.

“Saya tidak mampu untuk mengekspresikan kegembiraan saya. Kadang-kadang menangis, kadang-kadang tertawa,” ujarnya. Ozlahlan merasa berhaji ibarat mimpi panjang yang baru menjadi kenyataan sekarang.

Kendati sudah renta, Ozlahlan merasa kuat dan tak surut oleh cuaca ekstrem yang terjadi di Makkah. Setelah berhasil berhaji, hanya satu keinginan Ozlahlan saat ini. “Sekarang saya ingin mati dan dikuburkan di Makkah,” ujarnya.

Previous
Next Post »
0 Komentar